Rabu, 23 Januari 2019

Puisi Keagamaan

HAA MIM

Haa Mim
Terdengar dari sayup reruntuhan hening
Aku masih berdiri tak tahu diri
Terbelalak seperti pengecut yang kehujanan
Tak berani bicara bagai macan ditikam pukat

Haa Mim
Terketuk masih mematung
Mulai mengalir air pancaran
Tak mampu menahan
Derai yang semakin deras

Haa Mim
Ini aku ya Allah
Seorang pendosa biadab
Memamerkan diri sana sini
Tertawa terbahak seperti tak akan mati
Berlari seperti yang paling cepat
Terobsesi kehidupan fana'
Gila akan harta dunia

Haa Mim
Ini aku Ya Allah
Basi menghiasi diri
Terkoyak koyak gemerlap dunia
Tak perduli akan kain putih yang menunggu
Hinaa...
Aku hinaa..

Haa Mim
Ini Aku Ya Allah
Aku kembali
Dalam relung keabadian
Kembali...
Memusingkan semua keinginanmu
Aku...
Kembali..

Dina Sabrina 
24 Januari 2019